Jumat, 20 Mei 2011

lautan emosi

berjubel, berdesakan, marah, emosi, berkutat jadi satu, liat aja siapa yang ga marah, segerombol oh bukan, mungkin ratusan orang berdesak desakan berlawanan arus di acara yang dinamakan oleh pemerintah sebagai wujud apresiasi kepada zaman zaman dulu baik dari kebudayaan, kesenian dll membakar amarah banyak orang.
berawal dari sebuah kerutinanku untuk mengisi perut yang mulai ada masalah, hahahaa,,, tepatnya `lapar` serta diselingi dengan rasa bosanku dengan makananku sehari-hari itu itu saja, ah gerah aku rasanya pengen makan ke tempat lainnya dan suasana baru.
eh tujuanku pertama luput,, ternyata gag ada yang jualan .
kupikir pikir mungkin semua penjual makanan berjualan kesana, mungkin aja,,
eeh belum sampe kesana, aku ketemu dengan guru fisikaku bersama keluarganya, lanjut aja ku melangkah setelah menyalami beliau,
nanananaanaaaa,,,,, mungkin itu irama hatiku saat aku berangkat, senang,gembira, dan sangat bahagia,,
titik titik jejak terlangkahkan dari irama sandal jepitku, mengalir bagai desiran ombak yang menyayat angin, buuueh,, ku ulangi lagi,,, nananananaa,,, mngkin irama lagu itu cocok untuk mendeskripsikan apa saja yang ada di sanubariku
gila, bukan maen senangnya, melihat acara itu adalah mngkin acara pertamaku di luar kampungku, di luar kota ku, kota asing bagiku yg baru bermetamorfosis jadi orang dan berubah menjadi orang seutuhnya, sungguh bahagianya,,,
ayo ayo, lama kau kawan, liat itu, sudah banyak orang, bueeh benar saja, jalan menuju kesana rame banget, trotoar trotoar menjadi tempat parkir dadakan, orang orang menjadi jukir musiman, aaah lupakan itu, sekarang yang penting happy,,,,
berjalan menyingsingkan mata, membuka semua indraku menggambarkan pesona disana, orang orang berdandan ala veteran, ala wong biyen, hahahaaa,,, tp wajahnya wong saiki,, MBANYOL,,
tapi yang aku takjub adalah disana banyak sekumpulan pemuda pemudi bersatu padu bersama komplotannya masing masing saling menyanyikan lagunya sendiri sendiri tanpa ada rasa `senggol` satu sama lain, pikiranku pun berirama, hatiku berdendang mendengar lantunan semangat dari mereka,, ooo yaya ooo yaya ooo,,,

(missing)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar