Selasa, 23 Juli 2013

Kalau dilihat lihat, kok orang orang melihatnya hanya diluarnya saja ya, entah kenapa saya tidak tahu alasan orang orang tersebut  yang memiliki cara pilih yang seperti itu,
Maksudnya melihat dari luar itu, hanya menilai apa yang dilihat pada kasat matanya, apa yang disentuh oleh kulitnya
Ini bukan tulisan untuk menyombongkan, maksud saya saya heran saja dengan orang orang itu, padahal banyak aspek yang harus dipertimbangkan, bukannya hidup ini penuh pertimbangan ya? Dan pokok penting pada penilaian itu bukan pada aspek nyata diluar saja, cek juga aspek dalamnya, Insya Allah saya berani nulis seperti ini soalnya dari buku yang telah saya baca, dari pengalaman orang orang terdahulu dan orang orang di sekitar saya yang menceritakan langsung kepada saya
Sering saya temui orang orang yang seperti ini, “wuiih cantik banget ni cewek, aku pacarin ah“ dan yang ini lagi, “astaga, ganteng banget cowok ini,perfect  banget,  aku ga nolak deh kalau di tembak“ bla blabla
Terus setelah  kesampaian hajatmu tentang itu semua, emang sih kamu ngerasa bangga, kamu ngerasa senang, tapi apakah kamu bias njamin kamu bakalan bahasia seutuhnya dengan itu semua,? Apakah kamu bias awet sampai nanti, sampai mati? Terus kalau kamu sudah menikah, kamu yakin kamu bahagia dengan orang tersebut?
tapi apa yang terjadi setelah itu, dan lagi lagi saya mengalami itu tentang orang orang seperti itu laangsung, dia dengan gebetannya hanya mampu bertahan tidak lebih dari 3 tahun, waktu yang lumayan lah untuk mencintai dengan alasan itu, ada juga yang belum beranjak 1 tahun mereka sudah putus, buseet keren
Terus anehnya, dia yang mencintai dengan alasan tersebut, mencoba lagi mencintai dengan alasan yang sama, koplak banget kan,saya tidak habis piker, kenapa ya,?
Sekali lagi, ini bukan maksud untuk mengedepankan sifat sombong,
Inti dari semua tulisan ini, jangan kamu lihat, jangan kamu menilai hanya dari kasat mata saja kawan, dunia ini menipu, kadang yang kita anggap buruk itu baik, dan kadang pula yang kita anggap baik justru mencelakakan kita.
Dan dengan tulisan ini, untuk perempuan yang ditakdirkan untuk saya kelak, saya mohon jangan menilai saya hanya dengan kasat mata saja, coba lihat aspek aspek lainnya juga
Saya menyadari, betapa tidak sempurnanya saya, saya bukan sosok yang tampan rupawan seperti tokoh tokoh film drama korea, saya bukan seseorang yang kaya raya yang punya rumah gedongan, dan saya yang ahli akan bermacam macam ilmu pengetahuan,dll,bukannya itu semua sudah menjadi kodrat manusia ya? Bukannya itu semua sudah menjadi makanan sehari hari umat manusia ya? Kan manusia tempatnya salah, kan manusia tempatnya kekhilafan dan kejelekan,, yang mempunyai sifat sempurna kan Tuhan semesta alam,,
Cobalah perempuanku, yang menjadi khodijahku kelak,, terimalah apa adanya saya, dan saya  teramat senang kalau kamu begitu.
Dan saya untukmu, saya tidak  menilai kamu dari kecantikanmu, saya menilai kamu dari apa yang kamu perbuat untukku, saya sering berpikir, saya sering merenung, apasih yang dicari oleh manusia kalau selain kebahagiaan?
  Dan saya menyimpulkan, bahagia itu bukan karena punya harta yang banyak, karena banyak orang kaya yang hidupnya tidak bahagia, bahagia itu bukan karena  punya cowok atau cewek yang keren, yang beken, karena sudah sering kita lihat orang seperti mereka hubungannya tidak lama,
Namun bagi saya, bahagia itu dimana kita bias saling membuat tersenyum.
Untuk perempuanku, saya tidak mau satu diantara kita, atau kita semua memiliki rasa yang sudah saya tuliskan di atas, cobalah kamu tulus mencintaiku bukan karena ini karena itu, karena karena yang tidak kekal, yang tidak abadi, yang hakekatnya manusia itu gudangnya kejelekan, dan saya yakin kelak wajah yang ganteng bakal keriput, harta yang kaya bakal sirna, mobil mewah bakal ketabrak dan rusak, rumah besar bakal kebakaran dan hangus, tapi cintailah kekuranganku melebihi kebaikanku, karena kelak kamu bakal bahagia, dan karena kamu bahagia, saya ikut sangat bahagia.


1 komentar:

  1. Halooow Dek, diam-diam aq ngikutin dan baca blog kamu lho.. hehehe
    Keep writing!

    BalasHapus