Keyakinan terhadap seseorang adalah masalah internal jiwa,
internal perasaan. Tetapi itu semua juga sangat dan sangat didukung terhadap
sebuah perilaku dan ucapan, satu saja (perilaku dan ucapan) hilang dari
seseorang yang diyakininya , maka keyakinan pun menjadi luntur terhadap
seseorang, meskipun itu hanya gurauan,
entah itu hanya bercandaan tetapi kalau tidak diperbaiki langsung akan membuat
keragu raguan dan akhirnya menggerus keyakinan terhadap seseorang. Jangan salahkan
orang yang tergerus keyakinannya, bukan karena tidak punya ketetapan hati, akan
tetapi sudah terlalu sering di kecewakan,
Tenang saja, semua itu bisa kembali kesemula JIKA ada sebuah
perilaku maaf yang diaplikasikan terhadap perubahan kelakuan yang meningkatkan
kembali keyakinan, mempertegas kembali sebuah kepercayaan hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar