Ada sebuah kalimat yang mengatakan jika kita sering ketemu
pada seseorang dimana saja,, di tempat ini ketemu, di tempat sana ketemu, di
pasar ketemu, di mall ketemu, di kota A ketemu, di Negara B ketemu, kita selalu
berkata waaah dunia ini serasa sempit sekali yaa,, sekarang saya bertanya
kenapa kita menganggap dunia yang sempit, bukan nya itu sudah suatu pelecehan
terhadap eksistensi Tuhan, suatu bentuk pelecehan terhadap kemampuan Tuhan,
apakah alangkah lebih santun nya kalau kata kata itu diubah dengan kata, “ waah
sering ketemu dengan orang ini, bearti saya jaringannya yang terlalu luas, yang
yang terlalu besar, itulah alasan mengapa sering ketemu,” oke kalimat itu
menjurus kepada sebuah kesombongan, tetapi kalau dibandingkan dengan pelecehan
terhadap Tuhan, besaran mana?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar