Akhirnya ku tempuh jalan sunyi
mendengarkan lagu bisu sendiri di lubuk hati
puisi yang kusembunyikan dari kata kata
cinta yang tak kutemukan bentuknya
apabila kau dengar tangis di saat lengang
kalau blan senyap dan langit meremang
sesekali temuilah detak detik pelaminan ruh sepi hidupku
agar terjadi saat saling mengusap peluh dendam rindu
kuanyam dari dan malam dalam nyanyian
kerajut waktu dengan darah berlarut larut
tak habiskan menimpukku batu demi batu kepalsuan
demi mengongkosi penantian ke larut
(EAN)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar