Rabu, 31 Juli 2013

cinta singa dan cinta monyet

Yang saya tahu,
Singa itu betapa mengerikan dan gagahnya jika dipandang, akan tetapi sangat melankolic kalau dia sedang bercinta (yaiyalah)
Tapi lihat dulu kawan, coba bandingkan dengan monyet
Singa jantan tampak kalem kalem saja ketika sedang berduaan dengan betinanya, bahkan sepertinya acuh dengan pasangannya. Tapi jangan pernah sekali sekali kamu mengganggu betinanya, malah kamu bisa menjadi santapanya, dia tidak suka sama sekali kalau betinanya diganggu oleh yang lain, dia akan menunjukan betapa tidak terimanya dan menjadi “tameng” terdepan kalau betinanya atau keluarganya jika di ganggu,
Kalau dibandingkan dengan monyet,
Monyet selalu menampakan kemesrahan dimuka umum, tampak berbeda sekali dengan singa, monyet menebar kasih sayangnya dan tidak malu untuk bermesrahan walaupun sedang digerumunan orang, tapi cobalah kau ganggu dengan melempar botol kea rah betinanya, si jantannya bakal tunggang langgang dan menjauhi betinanya, dan seakan akan kemesrahan yang dia pamerkan tadi ga pernah terjadi.
Dari sini bisa ditarik kesimpulan, betapa semunya betapa palsunya cinta atau kemesrahan yang tampak pada monyet, atau orang orang yang selalu bilang I love you dimuka umum,
Oke kita seakan akan terkesima oleh semua itu, oke sepertinya mereka berdua (pasangan) serasi banget, tapi lihatlah cerita dari monyet dan singa tersebut.
Cinta, romantisme itu tidak untuk konsumsi umum teman, cinta itu dimana kita berdua bisa saling menjaga waktu tiada,
Jangan jadi pengecut seperti monyet, yang riya’ cinta tapi fakir hati
aku ga mau itu terjadi kepadamu kelak, aku begini karena bukan karena aku tidak bisa begitu, tapi aku ga mau kemesrahan kita dinikmati oleh orang lain, itu saja




Tidak ada komentar:

Posting Komentar